Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat rencana investasi tahun 2018 di provinsi termuda di Indonesia ini terdiri atas beberapa sektor. Salah satunya pada sektor Penanaman Modal Asing (PMA). Berdasarkan data yang dihimpun Radar Kaltara dari DPMPTSP Kaltara, investasi tersebut tersebar di lima kabupaten/kota di Kaltara, dengan realisasi tertinggi di Kabupaten Bulungan, yakni Rp 146.790.355.080.

Kepala DPMPTSP Kaltara, Risdianto mengatakan, secara global, rencana investasi PMA di Kaltara mulai Januari sampai September 2018 mencapai Rp 6.526.001.798.040, dengan realisasi Rp 184.383.072.820. (selengkapnya di grafis)

Risdianto menjelaskan, realisasi investasi ini secara perlahan mengalami peningkatan berdasarkan perhitungan per triwulan yang dilakukan oleh pihaknya. Terbukti data pada triwulan I dan II tahun ini, rencana investasi PMA hanya sebesar Rp 12.870.454.940, dengan realisasi Rp 555.204.320.

“Untuk daerah yang realisasinya terbesar masih tetap sama, itu di Bulungan. Hal itu terjadi sejak triwulan pertama hingga triwulan III,” ujar Risdianto melalui sambungan selulernya, Selasa (13/11).

Tak hanya itu, Risdianto juga menyebutkan soal serapan tenaga kerja pada sektor PMA mulai Januari hingga September tahun ini, yakni sebanyak 3.111 orang dari 100 proyek yang terdiri atas tiga sektor, yakni primer, sekunder dan tersier.

Di sini, Bulungan menjadi daerah penyerap tenaga kerja terbanyak dengan jumlah 2.067 orang yang terdiri dari 1.868 warga negara Indonesia (WNI) dan 199 warga negara asing (WNA). Kemudian disusul Nunukan dengan jumlah 955 orang yang terdiri dari 925 WNI dan 30 WNA.

“Dari total serapan tenaga kerja ini, paling banyak WNI yaitu 2.880 orang. Sedangkan WNA hanya 231 orang,” sebutnya.

Selain itu, masih ada juga investasi lain di provinsi ke-34 ini, salah satunya Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Investasi di sektor PMDN ini juga sedang berproses dengan realisasi yang cukup baik.

Pastinya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara melalui DPMPTSP akan terus mendorong peningkatan realisasi dari investasi, khususnya di sektor PMA ini. Harapannya, ini dapat membantu mendorong peningkatan perekonomian di provinsi bungsun ini.